Setelah organisasi memahami kondisi tata kelola TI melalui asesmen, tantangan berikutnya adalah implementasi perbaikan secara sistematis. ISO/IEC 38500:2024 tidak bersifat preskriptif, namun menyediakan prinsip, model, dan framework yang dapat diadaptasi sesuai konteks organisasi.
Implementasi yang efektif menuntut komitmen pimpinan tertinggi, perubahan pola pengambilan keputusan, serta integrasi dengan tata kelola organisasi secara keseluruhan.
Implementasi sebaiknya dilakukan secara bertahap melalui empat domain utama:
Langkah pertama adalah memastikan dewan atau pimpinan puncak:
ISO/IEC 38500 memperkenalkan model Engage – Evaluate – Direct – Monitor:
Model ini membantu membedakan secara tegas antara governance dan management.
Framework tata kelola TI mencakup elemen:
Organisasi perlu memastikan bahwa setiap elemen ini terdokumentasi, dipahami, dan diterapkan secara konsisten.
Agar implementasi tidak berhenti di level kebijakan, organisasi perlu:
Beberapa tantangan yang sering muncul:
Mengatasi tantangan ini memerlukan pendekatan change management yang kuat.
Implementasi ISO/IEC 38500:2024 akan berhasil apabila:
ISO/IEC 38500:2024 bukan sekadar standar tata kelola TI, melainkan kerangka kepemimpinan digital. Organisasi yang berhasil mengimplementasikannya akan memiliki TI yang selaras dengan tujuan, dikelola secara bertanggung jawab, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
We use cookies to improve your experience on our site. By using our site, you consent to cookies.
Manage your cookie preferences below:
Essential cookies enable basic functions and are necessary for the proper function of the website.
These cookies are needed for adding comments on this website.
These cookies are used for managing login functionality on this website.
Statistics cookies collect information anonymously. This information helps us understand how visitors use our website.
Google Analytics is a powerful tool that tracks and analyzes website traffic for informed marketing decisions.
Service URL: policies.google.com